728 x 400

Perempuan Desa Brangkal Belajar Mengenal dan Memahami Kondisi Sosial melalui Peta Partisipatif

Perempuan Desa Brangkal Belajar Mengenal dan Memahami Kondisi Sosial melalui Peta Partisipatif
Perempuan Desa Brangkal Belajar Mengenal dan Memahami Kondisi Sosial melalui Peta Partisipatif

Desa Brangkal Kecamatan Balongpangang merupakan satu dari sekian desa di Gresik yang menjadi pilihan Dinas KBPPPA mendirikan dan memfasilitasi Sekolah Perempuan. Sekolah Perempuan Desa Brangkal ini merupakan sekolah hasil replikasi baru pada tahun 2019. Kegiatan Sekolah Perempuan Desa Brangkal sudah dalam tahap pembelajaran kedua, yaitu pembuatan perta partisipatif. Dengan adanya Sekolah Perempuan ini mendapat sambutan yang positif dari peserta maupun pihak desa setempat.

Dari tahap advokasi di kecamatan hingga desa tidak ada kendala maupun penolakan dengan adanya Sekolah Perempuan. Pihak-pihak terkait sangat mendukung adanya sekolah non-formal itu. Dari tiga puluh perempuan yang menjadi peserta menunjukkan sikap antusiasme yang tinggi.

IMG-20200227-WA0085

Foto pembelajaran oleh narasumber(Dok. Dinas KBPPPA Gresik)

Pada bulan Februari 2020 lalu, pihak Dinas KBPPPA Gresik kembali melakukan pembelajaran tahap kedua. Pada pembelajaran kali ini dinas menggandeng LSM PATTIRO sebagai narasumber di Sekolah Perempuan Desa Brangkal. Salah satu fasilitator dari Sekolah Perempuan lain juga turut berpartisipasi menjadi narasumber dan membagikan pengalaman selama belajar di Sekolah Perempuan. Fasilitator tersebut berasal dari desa yang masih satu kecamatan dengan Desa Brangkal, yaitu Desa Wonorejo Kecamatan Balongpanggang.

IMG-20200227-WA0067

 

IMG-20200227-WA0057

Foto pembuatan peta partisipatif oleh peserta Sekoper Brangkal(Dok. Dinas KBPPPA Gresik)

Peta partisipatif ini berisikan peta wilayah desa yang didalamnya terdapat penjelasan mengenai jumlah dusun, letak fasilitas umum, jumlah perempuan, jumlah anak laki-laki dan perempuan, jumlah ibu hamil, serta jumlah korban yang mengalami kekerasan. Sebelum memulai pembelajaran peta partisipatif, pihak dinas telah memberikan formulir untuk mendata semua yang diperlukan pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung. Sehingga pada saat pembelajaran berlangsung peserta tinggal memetakan dengan mudah.

Dengan pembelajaran ini, pihak dinas KBPPPA berharap peserta dapat mengenal lebih jauh tentang kondisi sosial lingkungannya. Dengan mengetahui kondisi sosial lingkungan sekitar tempat tinggalnya akan menumbuhkan kepekaan sosial. Sehingga perempuan-perempuan di Sekolah Perempuan Brangkal dapat memberikan manfaat kepada masyarakat di lingkungannya.(eka/pkl-unesa)

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>